JAKARTA – Pada hari Kamis
tanggal 7 April 2022 telah diselenggarakan Workshop terkait Percepatan
Pencapaian Target Pelaksanaan Pembangunan Jarangan Gas Wilayah DKI Jakarta di
Grand Mercure Jakarta dengan agenda pembahasan strategi percepatan proses
perijinan.
Dalam undangan Focus Group
Discussion ini, Pertamina Gas Negara (PGN) turut mengundang PGN Solution
selaku kontraktor dalam pembangunan Proyek Jargas, Kepala Dinas Bina Marga
Provinsi DKI Jakarta, Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi DKI Jakarta,
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Provinsi DKI Jakarta, Tim Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, dan Direktorat
Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas ESDM.
Di tahun 2022, khusus untuk
wilayah DKI Jakarta, PGN merencanakan akan membangun kurang lebih 92 ribu
Sambungan Rumah Tangga (SR) melalui skema investasi internal. Selain itu PGN
juga merencanakan membangun 62 ribu SR melalui skema kerjasama dengan mitra,
sehingga total Jargas yg terbangun di DKI Jakarta pada tahun 2022 diperkirakan
mencapai 154 ribu SR.
Provinsi DKI Jakarta menjadi
salah satu wilayah yang akan menjadi target utama pengembangan jargas rumah
tangga dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Pemanfaatan Jargas bagi masyarakat
DKI Jakarta akan memberikan nilai tambah berupa penghematan biaya energi,
produk yang lebih praktis, nyaman, dan aman.
Achmad Muchtasyar selaku Direktur
Infrastruktur dan Teknologi PGN mengungkapkan; “Sebagai Subholding Gas, dibawah
naungan PT Pertamina (Persero) PGN senantiasa mendorong berbagai inisiatif
dalam rangka mengoptimalisasi penggunaan gas bumi nasional dan mewujudkan
keadulatan energi, salah satunya melalui program jaringan gas dalam kota, atau city
gas. Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi
target pengembangan Jargas RT dari sekitar 46 kab/kota dalam 5 Tahun ke depan
yang dilakukan melalui produk GasKita.”
Program Jargas tentunya juga
memberikan berbagai manfaat khususnya untuk provinsi DKI Jakarta antara lain,
membuka peluang lapangan kerja sebanyak kurang lebih 12 ribu tenaga kerja,
mendukung program Langit Biru Jakarta melalui penurunan emisi 10 Ribu Ton CO2
per tahun, menghemat biaya belanja energi rumah tangga warga DKI Jakarta sampai
dengan 20% dan tentunya mendukung kota sebagai smart city melalui
utilitas yang terpadu.
Subholding Gas Pertamina melalui
afiliasi PGN Solution mendukung penuh komitmen Pemerintah untuk terus
mengoptimalkan pemerataan pemanfaatan gas bumi di Indonesia melalui pembangunan
Jargas. Hadirnya pabrik Pipa PE dapat menjadi solusi untuk menekan biaya
pembelian material dan memberi penghematan secara langsung terhadap pembiayaan
proyek tersebut.
“Tentunya kami mendukung
percepatan gas bumi untuk Jargas DKI Jakarta, maka dari itu dengan adanya
diskusi pada hari ini, kami harap agar semua pihak dapat bekerja sama dengan
baik dengan mendukung terselenggaranya Jargas. Kedepannya Jargas dipastikan
akan membawa banyak perkembangan dan manfaat bagi DKI Jakarta.” Tutup
Sabaruddin selaku Direktur Utama PGN Solution.