Jakarta – PT PGAS Solution
sebagai bagian dari Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap
mendukung upaya bauran energi melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga.
Pada Rabu, (10/03/2021), dilaksanakan penandatanganan surat kontrak sebagai
tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) yang
dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) yang dilaksanakan di
Gedung Ditjen Migas, Jakarta.
Dalam penandatanganan surat
kontrak ini, PT PGAS Solution dipercaya sebagai pelaksana Pekerjaan Pembangunan
Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo
sebanyak 17.506 Sambungan Rumah Tangga (SR).
Adapun rinciannya yaitu 6.088 SR di Kota Surabaya dan 11.418 SR di
Kabupaten Sidoarjo.
Sesuai mandat dari KESDM, jargas
di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo akan dibangun menggunakan dana APBN
2021.
Jargas merupakan salah satu
proyek strategis nasional yang bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan dan
pemerataan kesejahteraan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dan pembangunan daerah. Manfaat Jargas antara lain mengurangi impor
energi, harga lebih murah, serta emisi yang dihasilkan lebih ramah lingkungan.
Harga kompetitif dengan pelayanan
maksimal dan pelayanan purna jual yang professional menjadi strategi yang PT
PGAS Solution tawarkan dalam setiap tender, sehingga pada Proyek Pembangunan
Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo
kali ini PT PGAS Solution ditetapkan sebagai pemenang.
Proses penandatanganan surat
kontrak dilakukan Edi Armawiria selaku Direktur Operasi PT PGAS Solution
didampingi oleh Rangga Radji selaku Direktur Teknik dan Pengembangan PT PGAS
Solution.
“Kami berharap agar pekerjaan ini
dapat berjalan dengan lancar dan terselesaikan tepat waktu dan mutu dengan
selalu menerapkan nilai safety dan service excellence, serta semua pihak
terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan sehingga dapat
menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut.” ujar Edi
Armawiria.
Secara keseluruhan, pada tahun
2021 PGN Group akan membangun 120.776 SR jargas dengan dana APBN 2021 di 21
Kabupaten/ Kota. Terdapat empat wilayah pengembangan jargas baru yaitu Kab.
Aceh Timur, Kab. Banyuasin, Kab. Bojonegoro, dan Kab, Jombang.
Sebagai Subholding Gas dan bagian
dari Holding Migas PT Pertamina, PGN mendukung penuh pemerintah dalam upaya
mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan gas bumi domestik melalui
pengembangan jargas rumah tangga. Pemanfatan gas bumi untuk sektor rumah tangga
juga menjadi bagian dari transisi energi yang diharapkan terus meningkat.