JAKARTA – Pada hari Jumat tanggal 17 September 2021 PGN Solution telah melaksanakan kegiatan webinar dengan tema “Pencegahan dan Pengendalian HIV & AIDS di Masa Pandemi Covid-19”. Adapun pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh seluruh pekerja PGN Solution, dan warga Jakarta khususnya anggota dari yayasan pendamping orang dengan HIV & AIDS.
Acara yang dihadiri oleh Narasumber Eti Supriati selaku Pengelola Program HIV Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan dr. Astri Devi Lonia Malano selaku Koordinator HIV di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan ini bertujuan untuk mengedukasi P2HIV & AIDS untuk masyarakat yang memiliki risiko tinggi tertular HIV & AIDS di daerah Jakarta.
Santi Hairunissa selaku Kepala Divisi K3PL dan Pengamanan PT PGAS Solution dalam sambutannya mengatakan: “PT PGAS Solution memiliki komitmen yang sangat tinggi terhadap pencegahan dan pengendalian HIV & AIDS. Meskipun saat ini situasi Pandemi Covid-19 masih belum juga usai, kami terus meningkatan kepedulian terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SGDs).”
Seperti yang kita ketahui, Pemerintah terus melakukan upaya untuk mencanangkan strategi Fast Track 90-90-90 yang meliputi percepatan pencapaian 90% orang mengetahui status HIV melalui tes atau deteksi dini; 90% dari ODHA yang mengetahui status HIV memulai terapi ARV, dan 90% ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA.
Munculnya pandemi Covid-19 di tahun 2020 seolah-olah mengesampingkan masalah epidemi HIV & AIDS di Indonesia. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI, jumlah kumulatif kasus HIV & AIDS mulai tahun 1987 sampai 31 Desember 2020 mencapai 549.291 yang terdiri atas 419.551 HIV dan 129.740 AIDS, dengan estimasi kematian 38.000. Khusus selama pandemi Covid-19 di tahun 2020, telah terdeteksi 50.626 kasus HIV AIDS yang terdiri atas 41.987 HIV dan 8.639 AIDS.
Tentunya, program ini tidak dapat tercapai tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Kesuksesan dapat terwujud dengan didukung akses pelayanan kesehatan berkualitas tinggi, upaya pencegahan, pendampingan dan dukungan tanpa adanya stigma dan diskriminasi.
“Dengan adanya edukasi pada hari ini, saya berharap bahwa masyarakat semakin aware tentang HIV & AIDS supaya dapat mencapai target Three Zero: Nol penambahan kasus baru HIV & AIDS, Nol kematian akibat AIDS, dan Tidak ada stigma atau diskriminasi pada penderita HIV & AIDS." Tutup dr. Astri Devi Lonia.